Tes Potensi Akademik (TPA) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademis). Tes ini juga sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik ini juga identik dengan tes GRE (Graduate Record Examination) yang sudah menjadi standar internasional.
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
15 Mei 2010
14 Mei 2010
Variasi Pilihan Papol di Ponpes Al-Munawwir Krapyak
Dewasa ini tidak dapat dipungkiri bahwa peran tokoh dalam sebuah lembaga pendidikan pesantren sangat menentukan pemilihan konstituen dalam pemilu. Apalagi tokoh tersebut menjadi panutan bagi masyarakat. Dalam sebuah masyarakat, peran elite agama dan elite penguasa cukup memberikan pengaruh dalam berbagai bidang kehidupan. Baik di bidang pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, hukum, maupun politik. Kelompok elite tersebut antara lain aparat pemerintah dan tokoh masyarakat. Salah satu tokoh masyarakat yang memiliki peran penting dalam bidang politik adalah kiai.
13 Mei 2010
Best Preparation Tips for Interviews
A couple of hours researching the company is your first step to good job interview preparation. This company information helps you to answer job interview questions effectively and to ask the most appropriate questions during the interview.
Good company research techniques set you up for success.
Taking some time to prepare your best interview answers to common job interview questions and practicing these before the interview is the next essential step.
For comprehensive advice on answering common interview questions including sample interview answers go to common job interview questions and answers.
Try to spend a night or two before the interview practicing your answers. This will give you that extra bit of confidence you need to stand out as the right candidate.
Practical tips for interviews include preparing all the documentation that you need to take with you to your job interview.
Make a couple of good quality copies of your CV or resume. Read through your resume the night before to familiarize yourself with the information the interviewer has about you. Be prepared to explain all details.
Be aware of any red flag areas such as gaps in employment that you will probably have to address with the interviewer. For useful advice on how to deal with potentially difficult topics during the interview go to handling difficult questions.
Put together a professional and tidy-looking folder to take with you to the interview. In addition to copies of your resume, include copies of your cover letter and any references you have. Have names, addresses and phone numbers of any potential references in case the interviewer asks for these. Include copies of your relevant certificates or qualifications.
Make sure you have a notebook and pen so that you can jot down details during the interview. If you have a copy of the job advertisement or a job description include these in your folder together with print copies of the company background information you have sourced.
You should have prepared some appropriate questions to ask the interviewer. Include a copy of these in your folder. View the comprehensive information on preparing good questions to ask in your job interview to help you prepare your interview questions.
One of the most essential tips for interviews is to make sure you know where you are going, how long it will take you to get to the company and who to ask for once you get there!
Call the company ahead of time and get good directions. Work out how long it will take to travel there. Give yourself sufficient time to arrive about 10 minutes early so that you can draw breath and settle down before your interview.
http://www.joblokal.com/
Good company research techniques set you up for success.
Taking some time to prepare your best interview answers to common job interview questions and practicing these before the interview is the next essential step.
For comprehensive advice on answering common interview questions including sample interview answers go to common job interview questions and answers.
Try to spend a night or two before the interview practicing your answers. This will give you that extra bit of confidence you need to stand out as the right candidate.
Practical tips for interviews include preparing all the documentation that you need to take with you to your job interview.
Make a couple of good quality copies of your CV or resume. Read through your resume the night before to familiarize yourself with the information the interviewer has about you. Be prepared to explain all details.
Be aware of any red flag areas such as gaps in employment that you will probably have to address with the interviewer. For useful advice on how to deal with potentially difficult topics during the interview go to handling difficult questions.
Put together a professional and tidy-looking folder to take with you to the interview. In addition to copies of your resume, include copies of your cover letter and any references you have. Have names, addresses and phone numbers of any potential references in case the interviewer asks for these. Include copies of your relevant certificates or qualifications.
Make sure you have a notebook and pen so that you can jot down details during the interview. If you have a copy of the job advertisement or a job description include these in your folder together with print copies of the company background information you have sourced.
You should have prepared some appropriate questions to ask the interviewer. Include a copy of these in your folder. View the comprehensive information on preparing good questions to ask in your job interview to help you prepare your interview questions.
One of the most essential tips for interviews is to make sure you know where you are going, how long it will take you to get to the company and who to ask for once you get there!
Call the company ahead of time and get good directions. Work out how long it will take to travel there. Give yourself sufficient time to arrive about 10 minutes early so that you can draw breath and settle down before your interview.
http://www.joblokal.com/
Lowongan PT. Krakatau Steel
PT Krakatau Steel Group, perusahaan baja terbesar di Indonesia, membutuhkan putra-putri terbaik untuk dididik menjadi Tenaga profesional yang mampu mengembangkan karir di bidang industri baja yang berorientasi global.
Persyaratan Umum
- WNI.
- Lulus S1 & D3.
- IPK minimal 2,7 (skala 4) dengan akreditasi program studi minimum B.
- Usia pada tgl 1 Juni 2010 maks 26 tahun untuk S1, dan 24 tahun untuk D3.
- Belum Menikah.
- Tidak dalam ikatan dinas dengan instansi lain.
- Bersedia ditempatkan di PTKS/Anak Perusahaan.
Tahapan seleksi terdiri dari:
- Seleksi Administrasi,
- Tes Potensi Akademik (TPA) & Bahasa Inggris (TOEFL),
- Psikotes,
- Job Test & Wawancara,
- Tes Kesehatan,
- Wawancara Manajemen.
22 Desember 2009
Luka Bakar Di Olesi Odol Benarkah?
Luka bakar bisa terjadi dimana saja mulai dari terciprat minyak goreng hingga tersiram air panas. Banyak yang memakai odol atau minyak untuk mengobatinya tapi ternyata cara itu salah. Bagaimana cara mengatasi luka bakar yang benar?
Kulit yang terkena luka bakar biasanya terasa panas dan seperti orang melepuh sehingga menimbulkan rasa tak nyaman di badan.
Masyarakat awam seringkali mengobati luka bakar dengan mengoleskan odol, margarin atau minyak. Padahal hal tersebut tak diperbolehkan, karena itu bukanlah pilihan yang benar.
"Saat tubuh terkena luka bakar, maka dengan sendirinya tubuh akan mengeluarkan cairan untuk mengobatinya," ujar Elsya Ovihardini, Asisten Trainer Medic One dalam acara Live Saver CPR Competency di Wisma GKBI, Jakarta, Selasa(22/12/2009).
Elsya menambahkan saat terjadi luka bakar maka jaringan kulit akan rusak, pengobatan yang paling baik adalah cukup dialirkan dengan air saja.
"Jika diolesi dengan odol atau margarin maka bisa menutupi kulit dan menghambat cairan yang akan keluar dari dalam tubuh dan juga bisa menghambat petugas medis untuk mengobati," tambahnya.
Bila luka bakar yang dihasilkan kecil misal hanya terciprat minyak goreng, maka setelah luka dibersihkan bisa diolesi dengan salep bakar disekitar kulit yang terbakar. Tapi jika lukanya besar misal tersiram air panas maka setelah dibersihkan harus dibawa kerumah sakit.
Sekali lagi, jika terjadi luka bakar hindari menggunakan odol atau margarin. Tapi cukup bersihkan dengan air mengalir saja.
Sumber: www.detik.com
Kulit yang terkena luka bakar biasanya terasa panas dan seperti orang melepuh sehingga menimbulkan rasa tak nyaman di badan.
Masyarakat awam seringkali mengobati luka bakar dengan mengoleskan odol, margarin atau minyak. Padahal hal tersebut tak diperbolehkan, karena itu bukanlah pilihan yang benar.
"Saat tubuh terkena luka bakar, maka dengan sendirinya tubuh akan mengeluarkan cairan untuk mengobatinya," ujar Elsya Ovihardini, Asisten Trainer Medic One dalam acara Live Saver CPR Competency di Wisma GKBI, Jakarta, Selasa(22/12/2009).
Elsya menambahkan saat terjadi luka bakar maka jaringan kulit akan rusak, pengobatan yang paling baik adalah cukup dialirkan dengan air saja.
"Jika diolesi dengan odol atau margarin maka bisa menutupi kulit dan menghambat cairan yang akan keluar dari dalam tubuh dan juga bisa menghambat petugas medis untuk mengobati," tambahnya.
Bila luka bakar yang dihasilkan kecil misal hanya terciprat minyak goreng, maka setelah luka dibersihkan bisa diolesi dengan salep bakar disekitar kulit yang terbakar. Tapi jika lukanya besar misal tersiram air panas maka setelah dibersihkan harus dibawa kerumah sakit.
Sekali lagi, jika terjadi luka bakar hindari menggunakan odol atau margarin. Tapi cukup bersihkan dengan air mengalir saja.
Sumber: www.detik.com
16 Desember 2009
Guncangan Besar, Kodrat Manusia dan Tata Sosial Baru
Beberapa hari yang lalu saat lagi baca-baca di Perpustakaan tidak sengaja menemukan sebuah buku yang berjudul "The Great Discruption, Human Nature and The Reconstitution of Social Order" sebuah karya tulis yang sudah sangat terkenal di kalangan para ilmuwan sosial beliau lebih familiar dengan sebutan Fukuyama dari John Hopkins University, Baltimore. Gagasan dan idenya cukup menarik dari sudut pandang keilmuan Sosiologi Modern.
Dalam Sosiologi, perubahan social adalah sebuah tema klasik yang selalu menarik untuk dibahas. Bahkan bisa dikatakan justru tema inilah yang mendorong lahirnya sebuah study baru pada abad ke 19 yang disebut Sosiologi. Para pelopor cabang ilmu ini, seperti August Comte, Ferdinand Tonnies, Emile Durkheim, dan Max Weber, dengan cara masing-masing mencoba merumuskan teori-teori social berdasarkan gejala perubahan dalam masyarakat yang mereka amati. Konsep-konsep yang mereka lahirkan, seperti anomie, gemeinschaft, dan gesellschaft, menjadi acuan untuk menggambarkan proses serta akibat dari perubahan besar yang terjadi di Eropa saat itu, yaitu perubahan dari masyarakat pertanian ke masyarakat industri yang didorong oleh perluasan system kapitalisme serta oleh serangkaian penemuan teknologi baru, seperti mesin uap, kereta api dan telegram.
Alvin Toffler (Francis Fukuyama, 2005) telah menggambarkan bahwa setelah era industri masyarakat modern memasuki era informasi. Beberapa pemikir lain mengatakan bahwa masyarakat semacam ini adalah masyarakat pasca modern, pasca industrial, dan pasca kapitalis.
(Francis Fukuyama, 2005) tidak memfokuskan pada perubahan itu sendiri tetapi lebih pada akibatnya terhadap tatanan masyarakat, yaitu pada himpunan-himpunan individu yang berhubungan satu dengan yang lain, menurut aturan-aturan yang diterima bersama, baik secara formal (hukum) maupun informal (etika, moralitas). Perubahan-perubahan didalam masyarakat di Eropa dan Amerika telah mengakibatkan terjadinya apa yang disebut dengan Guncangan Besar atau The Great Descruption yang terjadi pada tahun 1960an dan 1970an yang memiliki karakteristik oleh meningkatnya jumlah indikator patologi sosial, seperti tingkat kriminalitas, perceraian, kehancuran kehidupan rumah tangga, anak lahir tanpa ayah, free sex, dll.
Konsep dasar didalamnya sebenarnya adalah modal sosial. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh L. J. Hanifan pada awal abad ke 20. Namun penemu sesungguhnya teori ini adalah Alexis de Tocqueville yang menulis buku berjudul Democracy in America (1840) berdasarkan konsep tentang asosiasi dan interaksi sosial dalam masyarakat.
Salah satu hal yang menarik dari Fukuyama adalah bagaimana kemampuan manusia itu untuk mengatasi gunjangan dan perubahan. Guncangan dapat mengakibatkan erosi pada modal sosial. Kepercayaan pada manusia lainnya semakin menipis, kecuriagaan dan ketidak jujuran meningkat, serta pelanggaran hukum meningkat. Proses kerjasama dalam masyarakat berubah menjadi proses saling memakan dan saling merugikan. Namun Fukuyama berpendapat bahwa proses semacam itu akan terjadi proses panataan kembali dari disordering menjadi reordering of society.
Guncangan akan disusul dengan penataan kembali tatanan sosial. Dalam hal ini terjadi tidak dalam proses yang dikendalikan oleh pemerintah, korporasi, Ngo’s dll. Daya untuk membangun kembali masyarakat justru terjadi secara alamiah, tidak terpusat, dan dilakukan oleh individu-individu secara spontan.
Pada dasarnya, ide semacam ini menaruh harapan dan optimisme besar pada manusia. Manusia dianggap sebagai makhluk yang secara alamiah selalu ingin bekerja sama. Tanpa diminta dan diatur oleh pemerintah, pemilik modal, baik formal maupun informal di antara mereka sendiri untuk membangun kembali tatanan yang ada.
Sejauh ini, pertanyaannya adalah apa yang mendorong manusia untuk melakukan semua itu? Apa yang ada dibalik dorongan alamiah berkerja sama?
Apapun motivasinya manusia senantiasa membangun kembali modal sosial setelah terkikis habis oleh proses perubahan yang besar, dan dalam banyak hal dalam proses ini dapat menciptakan sebuah masyarakat baru yang lebih baik ketimbang masyarakat sebelumnya.
Sedikit kritis :
Apakah mungkin sebuah tatanan sosial itu akan berubah sendiri menjadi lebih baik tanpa adanya ikut campur pemerintah atau agama (syariat Islam)? Saya pikir ini terlalu berlebihan dan terlalu mendewakan sistem liberalisme. Sebab tanpa ada sistem baik dalam mengatur tatanan masyarakat semua itu adalah omong kosong. Di era yang sudah dikatakan jaman edan (liberalisme, kapitalisme, modernisme dll) seperti sekarang ini dorongan untuk bekerjasama secara alamiah mungkin sudah berbeda maknanya bisa jadi dibalik semua itu ada kepentingan pribadi untuk mencari keuntungan duniawi dan kehormatan, semangat alturisme, atau justru kecemasan dan ketakuatan??
Josep Schumpeter bukan ekonom kiri dalam bukunya terkenal, capitalism, socialism, and democracy (1942), ia berpandangan bahwa kapitalisme mengandung benih yang membahayakan dirinya sendiri sebab semakin ia berkembang, semakin besar basis legitimasi moral yang ada pada dirinya.
Dalam Sosiologi, perubahan social adalah sebuah tema klasik yang selalu menarik untuk dibahas. Bahkan bisa dikatakan justru tema inilah yang mendorong lahirnya sebuah study baru pada abad ke 19 yang disebut Sosiologi. Para pelopor cabang ilmu ini, seperti August Comte, Ferdinand Tonnies, Emile Durkheim, dan Max Weber, dengan cara masing-masing mencoba merumuskan teori-teori social berdasarkan gejala perubahan dalam masyarakat yang mereka amati. Konsep-konsep yang mereka lahirkan, seperti anomie, gemeinschaft, dan gesellschaft, menjadi acuan untuk menggambarkan proses serta akibat dari perubahan besar yang terjadi di Eropa saat itu, yaitu perubahan dari masyarakat pertanian ke masyarakat industri yang didorong oleh perluasan system kapitalisme serta oleh serangkaian penemuan teknologi baru, seperti mesin uap, kereta api dan telegram.
Alvin Toffler (Francis Fukuyama, 2005) telah menggambarkan bahwa setelah era industri masyarakat modern memasuki era informasi. Beberapa pemikir lain mengatakan bahwa masyarakat semacam ini adalah masyarakat pasca modern, pasca industrial, dan pasca kapitalis.
(Francis Fukuyama, 2005) tidak memfokuskan pada perubahan itu sendiri tetapi lebih pada akibatnya terhadap tatanan masyarakat, yaitu pada himpunan-himpunan individu yang berhubungan satu dengan yang lain, menurut aturan-aturan yang diterima bersama, baik secara formal (hukum) maupun informal (etika, moralitas). Perubahan-perubahan didalam masyarakat di Eropa dan Amerika telah mengakibatkan terjadinya apa yang disebut dengan Guncangan Besar atau The Great Descruption yang terjadi pada tahun 1960an dan 1970an yang memiliki karakteristik oleh meningkatnya jumlah indikator patologi sosial, seperti tingkat kriminalitas, perceraian, kehancuran kehidupan rumah tangga, anak lahir tanpa ayah, free sex, dll.
Konsep dasar didalamnya sebenarnya adalah modal sosial. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh L. J. Hanifan pada awal abad ke 20. Namun penemu sesungguhnya teori ini adalah Alexis de Tocqueville yang menulis buku berjudul Democracy in America (1840) berdasarkan konsep tentang asosiasi dan interaksi sosial dalam masyarakat.
Salah satu hal yang menarik dari Fukuyama adalah bagaimana kemampuan manusia itu untuk mengatasi gunjangan dan perubahan. Guncangan dapat mengakibatkan erosi pada modal sosial. Kepercayaan pada manusia lainnya semakin menipis, kecuriagaan dan ketidak jujuran meningkat, serta pelanggaran hukum meningkat. Proses kerjasama dalam masyarakat berubah menjadi proses saling memakan dan saling merugikan. Namun Fukuyama berpendapat bahwa proses semacam itu akan terjadi proses panataan kembali dari disordering menjadi reordering of society.
Guncangan akan disusul dengan penataan kembali tatanan sosial. Dalam hal ini terjadi tidak dalam proses yang dikendalikan oleh pemerintah, korporasi, Ngo’s dll. Daya untuk membangun kembali masyarakat justru terjadi secara alamiah, tidak terpusat, dan dilakukan oleh individu-individu secara spontan.
Pada dasarnya, ide semacam ini menaruh harapan dan optimisme besar pada manusia. Manusia dianggap sebagai makhluk yang secara alamiah selalu ingin bekerja sama. Tanpa diminta dan diatur oleh pemerintah, pemilik modal, baik formal maupun informal di antara mereka sendiri untuk membangun kembali tatanan yang ada.
Sejauh ini, pertanyaannya adalah apa yang mendorong manusia untuk melakukan semua itu? Apa yang ada dibalik dorongan alamiah berkerja sama?
Apapun motivasinya manusia senantiasa membangun kembali modal sosial setelah terkikis habis oleh proses perubahan yang besar, dan dalam banyak hal dalam proses ini dapat menciptakan sebuah masyarakat baru yang lebih baik ketimbang masyarakat sebelumnya.
Sedikit kritis :
Apakah mungkin sebuah tatanan sosial itu akan berubah sendiri menjadi lebih baik tanpa adanya ikut campur pemerintah atau agama (syariat Islam)? Saya pikir ini terlalu berlebihan dan terlalu mendewakan sistem liberalisme. Sebab tanpa ada sistem baik dalam mengatur tatanan masyarakat semua itu adalah omong kosong. Di era yang sudah dikatakan jaman edan (liberalisme, kapitalisme, modernisme dll) seperti sekarang ini dorongan untuk bekerjasama secara alamiah mungkin sudah berbeda maknanya bisa jadi dibalik semua itu ada kepentingan pribadi untuk mencari keuntungan duniawi dan kehormatan, semangat alturisme, atau justru kecemasan dan ketakuatan??
Josep Schumpeter bukan ekonom kiri dalam bukunya terkenal, capitalism, socialism, and democracy (1942), ia berpandangan bahwa kapitalisme mengandung benih yang membahayakan dirinya sendiri sebab semakin ia berkembang, semakin besar basis legitimasi moral yang ada pada dirinya.
14 Desember 2009
Media Sebagai Realitas Kebudayaan Baru
Menarik ketika kita bicara media dilihat dari sudut pandang Sosiologi. Media dalam kehidupan sehari-hari ada dua macam cetak dan elektronik. Disamping ada Nasional, komersial dan lokal. Pada kenyataannya media membawa realitas kebudayaan baru.
Apa itu realitas? Menurut Durkheim realitas adalah segala hal yang terjadi di dalam masyarakat hubungannya dengan proses-proses sosial dan interaksi. Kemudian disebut dengan empirisme yang bisa di amati secara eksternal dan objektif.
Pada masa seperti ini, Alfin Toffler (Fukuyama, 2005) telah menggambarkan bahwa setelah era industrialisasi masyarakat akan memasuki era informasi. Pada masa era informasi realitas itu sudah berubah yang kemudian muncul dengan istilah Hyper Reality sebuah realitas yang mengandung rekayasa, pencintraan yang terjadi dalam media. Menurut Jean Bourdillard (Heru Nugroho, 2009) realitas yang tidak ada asal-usulnya, tidak ada rujukan atau referensi. Misalnya dalam komedi suami-saumi takut istri. Tafsir dari komedi tersebut, sebenarnya apa idiologi dibalik itu? Apa spirit dibalik itu?
Ada juga yang membuat citra (image) bahwa perempuan yang gemuk itu jahat, cantik itu putih berambut lurus, dll, dari mana sumbernya, tidak ada referensi yang jelas maka ada istilah yang disebut hyper reality. Hyper reality menurut Heru Nugroho sebagai realitas yang penuh dengan rekayasa yang ditampilkan setiap hari di layar TV (magic on the wall) sering kita pelototi setiap hari, sebuah kotak kecil (bahkan sekarang ditempel di dinding) tetapi membawa pengaruh yang besar bagi perubahan-perubahan sosial.
Sebagai seorang yang kritis yang perlu diperhatikan adalah media TV yang membawa pengaruh yang cukup kuat, disatu sisi bisa menjadi alat untuk membangun persatuan, kebaikan, dan hal-hal yang positif seperti ilmu pengetahuan namun disisi yang lain juga bisa merusak moral bangsa dengan spirit dan idiologi kapitalisme, feminisme, hedonisme, komersialisme, konsumerisme, dll. maka yang perlu diperhatikan juga adalah siapa yang membuat media, untuk apa media itu, bagaimana isi dari media itu bagi moral, terutama akhlak dan aqidah kita.
Apa itu realitas? Menurut Durkheim realitas adalah segala hal yang terjadi di dalam masyarakat hubungannya dengan proses-proses sosial dan interaksi. Kemudian disebut dengan empirisme yang bisa di amati secara eksternal dan objektif.
Pada masa seperti ini, Alfin Toffler (Fukuyama, 2005) telah menggambarkan bahwa setelah era industrialisasi masyarakat akan memasuki era informasi. Pada masa era informasi realitas itu sudah berubah yang kemudian muncul dengan istilah Hyper Reality sebuah realitas yang mengandung rekayasa, pencintraan yang terjadi dalam media. Menurut Jean Bourdillard (Heru Nugroho, 2009) realitas yang tidak ada asal-usulnya, tidak ada rujukan atau referensi. Misalnya dalam komedi suami-saumi takut istri. Tafsir dari komedi tersebut, sebenarnya apa idiologi dibalik itu? Apa spirit dibalik itu?
Ada juga yang membuat citra (image) bahwa perempuan yang gemuk itu jahat, cantik itu putih berambut lurus, dll, dari mana sumbernya, tidak ada referensi yang jelas maka ada istilah yang disebut hyper reality. Hyper reality menurut Heru Nugroho sebagai realitas yang penuh dengan rekayasa yang ditampilkan setiap hari di layar TV (magic on the wall) sering kita pelototi setiap hari, sebuah kotak kecil (bahkan sekarang ditempel di dinding) tetapi membawa pengaruh yang besar bagi perubahan-perubahan sosial.
Sebagai seorang yang kritis yang perlu diperhatikan adalah media TV yang membawa pengaruh yang cukup kuat, disatu sisi bisa menjadi alat untuk membangun persatuan, kebaikan, dan hal-hal yang positif seperti ilmu pengetahuan namun disisi yang lain juga bisa merusak moral bangsa dengan spirit dan idiologi kapitalisme, feminisme, hedonisme, komersialisme, konsumerisme, dll. maka yang perlu diperhatikan juga adalah siapa yang membuat media, untuk apa media itu, bagaimana isi dari media itu bagi moral, terutama akhlak dan aqidah kita.
13 Oktober 2009
Maria Ozawa Fenomena Pendangkalan Moral
Akhir-akhir ini mendengar isu bahwa bintang filma porno dari Jepang Maria Ozawa alias Miyabi diundang oleh produser film Indonesia untuk main film di negeri ini. Bahkan saya sangat terkejut mendengar berita di salah satu radio swasta di Jogja yang mengatakan bahwa negara kita mendapatkan peringkat no tiga dalam hal konsumsi film porno. Kita sangat prihatin sekali. Maka ini menjadi alasan oleh produser film Indonesia untuk mengundang Maria Ozawa untuk main film di Indonesia. Kecenderungannya karena mereka melihat market / pasar yang begitu besar dan sangat potensial sehingga dapat mendatangkan profit yang sangat besar (pemikiran kapitalisme) tanpa melihat dampaknya bagi masyrakat khususnya bangsa Indonesia.
Gambaran diatas menunjukkan bagi kita bahwa masyarakat semakin jauh dari nilai-nilai moral, dan nilai-nilai agama. Bagaimana seharusnya nilai-nilai itu menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam masyarakat? bagaimana melihat baik dan buruk dari segi agama pun sekarang ini semakin merosot. Pendangkalan moral ini kemudian menjadi kabur tentang nilai-nilai yang seharusnya kita junjung tinggi. Fenomena Maria Ozawa sudah cukup jelas, dimana ia adalah aktris film porno yang seharusnya kita tinggalkan jauh-jauh bahkan kita harus mencegah supaya tidak boleh datang ke Indonesia. Jika kita masih mempunyai harga diri sebagai bangsa yang beradab dan menjunjung nilai-nilai spiritual. Tetapi malah justru ia diundang ke Indonesia untuk main film. (Jangan-jangan film porno juga)
Sadar tidak sadar bahwa pada akhirnya masyarakat akan meng iyakan, bahwa hal semacam itu akan menjadi sesuatu yang tidak lagi tabu. Buktinya tidak ada larangan yang tegas dari pemerintah SBY, berarti pemerintahpun mandukung aksi semacam ini. Negara sebagai lembaga yang memiliki wewenang saya kira harus berani untuk mencegah hal semcam itu tetapi tidak dilakukan. Ini sangat disayangkan, sebagai orang yang beriman hal semacam itu harus kita ingkari dan harus kita jauhi benar-benar.
Gambaran diatas menunjukkan bagi kita bahwa masyarakat semakin jauh dari nilai-nilai moral, dan nilai-nilai agama. Bagaimana seharusnya nilai-nilai itu menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam masyarakat? bagaimana melihat baik dan buruk dari segi agama pun sekarang ini semakin merosot. Pendangkalan moral ini kemudian menjadi kabur tentang nilai-nilai yang seharusnya kita junjung tinggi. Fenomena Maria Ozawa sudah cukup jelas, dimana ia adalah aktris film porno yang seharusnya kita tinggalkan jauh-jauh bahkan kita harus mencegah supaya tidak boleh datang ke Indonesia. Jika kita masih mempunyai harga diri sebagai bangsa yang beradab dan menjunjung nilai-nilai spiritual. Tetapi malah justru ia diundang ke Indonesia untuk main film. (Jangan-jangan film porno juga)
Sadar tidak sadar bahwa pada akhirnya masyarakat akan meng iyakan, bahwa hal semacam itu akan menjadi sesuatu yang tidak lagi tabu. Buktinya tidak ada larangan yang tegas dari pemerintah SBY, berarti pemerintahpun mandukung aksi semacam ini. Negara sebagai lembaga yang memiliki wewenang saya kira harus berani untuk mencegah hal semcam itu tetapi tidak dilakukan. Ini sangat disayangkan, sebagai orang yang beriman hal semacam itu harus kita ingkari dan harus kita jauhi benar-benar.
04 September 2009
Buber : Santri Pondok Al-Muhsin Krapyak Yogyakarta
Buka bersama dengan teman-teman santri al-Muhsin desa Krapyak hari ke 14 puasa di Bulan Ramadhan. Baru pertama kali Buka bersama dengan teman-teman mahasiswa yang tinggal disebuah pondok pesantren. Memang kesempatan yang bagus bisa buka bersama dengan mereka sekaligus bisa bincang-bincang mengenai agama dan politik dikalangan kyai dan santri. Sambil ngaburburit nunggu waktu berbuka tiba. Ya dari pada ngaburburit yang tidak syar'i malah nambah dosa aja.
Di pondok tersebut ini di huni kurang lebih 300 santri dari berbagai daerah, kebanyakan mereka masih kuliah di Yogyakarta di kampus Yogyakarta. Ada sebagian yang kuliah di Universitas Negeri tapi banyak juga yang Swasta. Mereka memilih tinggal di dalam pondok supaya selain kuliah bisa sambil belajar tentang agama Islam, karena kebanyakan mahasiswa lebih banyak waktu luangnya di rumah maka sangat relevan kalau kemudian sisa waktu yang mereka gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat seperti belajar ilmu dien. Disini memang kebanyakan pondok dari tradisi NU merupakan salah satu komplek pondok Al-munawwir Krapyak. Ada beberapa pondok yang berdiri disini antara lain Pondok Al-Munawwir, Pondok Ali Maksum, dan Pondok Al-Muhsin. Pondok al-Muhsin ini memang disediakan bagi para mahasiswa maupun mahasiswi yang sedang melanjutkan kuliahnya di kota Yogyakarta. Dari segi fisik bangunan tersebut saya kira cukup modern, tidak lagi seperti pondok-pondok pesantren jaman dulu, sekarang bangunannya udah permanen, bersusun tiga (ada tiga lantai) dan ada satu masjid di dalam Pondok. Setiap pondok pesantren memiliki masjid sendiri.
Menurut mereka pondok pesantren ini berjalan sendiri-sendiri,memiliki tokoh sendiri pula, memiliki kyai sendiri yang menjadi panutan mereka, dan memiliki manajemen yang sendiri walaupun secara teritorial mereka masih dalam satu desa. Dari segi partisipasi politik mereka sangat partisipatif terutama dalam keikutsertaannya dalam pemilihan umum pada tahun 2009 kemarin. Ini sangat menarik, kemudian partisipasi seperti apa? Apakah dalam partisipasinya memilih calon wakil rakyat (caleg), calon Presiden & wakil Presiden merupakan pilihan mereka sendiri tanpa ada pengaruh dari luar semisal pengaruh sang kyai? Atau memang mereka menggunakan hak pilihnya berdasarkan referensi atau pengaruh dari kyai? Ada yang bisa membantu menjawab? Terimakasih sebelumnya.
Di pondok tersebut ini di huni kurang lebih 300 santri dari berbagai daerah, kebanyakan mereka masih kuliah di Yogyakarta di kampus Yogyakarta. Ada sebagian yang kuliah di Universitas Negeri tapi banyak juga yang Swasta. Mereka memilih tinggal di dalam pondok supaya selain kuliah bisa sambil belajar tentang agama Islam, karena kebanyakan mahasiswa lebih banyak waktu luangnya di rumah maka sangat relevan kalau kemudian sisa waktu yang mereka gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat seperti belajar ilmu dien. Disini memang kebanyakan pondok dari tradisi NU merupakan salah satu komplek pondok Al-munawwir Krapyak. Ada beberapa pondok yang berdiri disini antara lain Pondok Al-Munawwir, Pondok Ali Maksum, dan Pondok Al-Muhsin. Pondok al-Muhsin ini memang disediakan bagi para mahasiswa maupun mahasiswi yang sedang melanjutkan kuliahnya di kota Yogyakarta. Dari segi fisik bangunan tersebut saya kira cukup modern, tidak lagi seperti pondok-pondok pesantren jaman dulu, sekarang bangunannya udah permanen, bersusun tiga (ada tiga lantai) dan ada satu masjid di dalam Pondok. Setiap pondok pesantren memiliki masjid sendiri.
Menurut mereka pondok pesantren ini berjalan sendiri-sendiri,memiliki tokoh sendiri pula, memiliki kyai sendiri yang menjadi panutan mereka, dan memiliki manajemen yang sendiri walaupun secara teritorial mereka masih dalam satu desa. Dari segi partisipasi politik mereka sangat partisipatif terutama dalam keikutsertaannya dalam pemilihan umum pada tahun 2009 kemarin. Ini sangat menarik, kemudian partisipasi seperti apa? Apakah dalam partisipasinya memilih calon wakil rakyat (caleg), calon Presiden & wakil Presiden merupakan pilihan mereka sendiri tanpa ada pengaruh dari luar semisal pengaruh sang kyai? Atau memang mereka menggunakan hak pilihnya berdasarkan referensi atau pengaruh dari kyai? Ada yang bisa membantu menjawab? Terimakasih sebelumnya.
22 Agustus 2009
Malam Pertama
Malam Pertama memasuki bulan ramdhan lho.. tradisi eh bukan tradisi tapi kebiasaan dikampung kalau malam pertama shalat tarawih biasanya yang datang banyak banget. Malam pertama memang sangat istimewa pokoknya, masyarakat berbondong-bondong datang kemasjid untuk melaksanakan shalat isyak dan tarawih secara berjamaah. Meskipun kebiasaan jarang shalat dimasjid.
Tetapi biasanya setelah mendekati pertengahan bulan ramdhan jamaah berkurang ya kira-kira 50% dari malam pertama. Ibarat kita seorang pelari maraton. Ketika start kita mulai bersama-sama tak terkecuali, baik yang sudah siap maupun baru pemanasan pokoknya ketika start semua bareng. Nah didalam perjalannya semua orang tidaklah sama, ada yang capek, ada yang tetep semangat, ada yang pingsan dll. Maka keputusan akhir apakah sampai finish ataukah tidak itu nanti mengacu pada kesiapan fisik maupun mental dan latihan yang sudah dijalankannya jauh sebelum hari H dilaksanakan.
Oleh karena itu fenomena tarawih menjadi sangat menarik, malam pertama atau hari pertama tarawih semua orang berbondong-bondong datang kemasjid untuk melaksanakan shalat tarawih. Itu wajar karena namanya ja baru mulai “start” baru beberapa minggu kemudian akan terlihat jamaah banyak yang semakin sedikit lama kelamaan berkurang sedikit demi sedikit. Dan hanya beberapa orang saja yang sampai selesai melaksanakan shalat berjamaah dimasjid.
Memang kecederungannya masyarakat tidak terbiasanya untuk melakukan shalat berjamaah dimasjid, istilah latihannya kurang didalam kehidupan sehari-hari. Sehingga ketika dihadapkan pada kenyataan untuk melaksanakan shalat tarawih secara penuh dibulan ramdhan mereka malas, sibuk dsb. Meskipun ada variable lain, semisal sakit, ada urusan penting, shalat dirumah dengan alasan tarawih hukumnya adalah sunnah tidak seperti shalat jumatan yang hukumnya wajib, bagi perempuan mungkin datang bulan, nifaz dll.
Ya semua sah-sah saja. Untuk membuktikan kebenarannya harus dilakukan sebuah penelitian yang mendalam dalam persoalan yang problematik seperti ini.
Tetapi biasanya setelah mendekati pertengahan bulan ramdhan jamaah berkurang ya kira-kira 50% dari malam pertama. Ibarat kita seorang pelari maraton. Ketika start kita mulai bersama-sama tak terkecuali, baik yang sudah siap maupun baru pemanasan pokoknya ketika start semua bareng. Nah didalam perjalannya semua orang tidaklah sama, ada yang capek, ada yang tetep semangat, ada yang pingsan dll. Maka keputusan akhir apakah sampai finish ataukah tidak itu nanti mengacu pada kesiapan fisik maupun mental dan latihan yang sudah dijalankannya jauh sebelum hari H dilaksanakan.
Oleh karena itu fenomena tarawih menjadi sangat menarik, malam pertama atau hari pertama tarawih semua orang berbondong-bondong datang kemasjid untuk melaksanakan shalat tarawih. Itu wajar karena namanya ja baru mulai “start” baru beberapa minggu kemudian akan terlihat jamaah banyak yang semakin sedikit lama kelamaan berkurang sedikit demi sedikit. Dan hanya beberapa orang saja yang sampai selesai melaksanakan shalat berjamaah dimasjid.
Memang kecederungannya masyarakat tidak terbiasanya untuk melakukan shalat berjamaah dimasjid, istilah latihannya kurang didalam kehidupan sehari-hari. Sehingga ketika dihadapkan pada kenyataan untuk melaksanakan shalat tarawih secara penuh dibulan ramdhan mereka malas, sibuk dsb. Meskipun ada variable lain, semisal sakit, ada urusan penting, shalat dirumah dengan alasan tarawih hukumnya adalah sunnah tidak seperti shalat jumatan yang hukumnya wajib, bagi perempuan mungkin datang bulan, nifaz dll.
Ya semua sah-sah saja. Untuk membuktikan kebenarannya harus dilakukan sebuah penelitian yang mendalam dalam persoalan yang problematik seperti ini.
Sugeng Rawuh Bulan Ramadhan
Biasanya kata yang sering diucapkan oleh ikhwan akhwat ketika menjelang bulan ramadhan adalah marhaban ya ramadhan kalau dalam bahasa jawanya sugeng rawuh bulan ramadhan. Bulan yang sangat dinantikan oleh para kaum muslimin dan muslimat di penjuru dunia. Istilah sugeng rawuh itu berasal dari bahasa Jawa yang artinya selamat datang, biasanya dalam tradisi Jawa atau Kejawen dipakai untuk menyambut tamu penting dan terhormat. Tetapi kadang juga digunakan untuk menyambut suatu peristiwa yang dianggap sakral dan penting, seperti bulan ramadhan, bulan asyuro, dll.
Alhamdulillah pada tahun ini kita masih diberi kesempatan menyambut dan memasuki bulan ramdhan. Bulan ramadhan ini merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, dimana didalam bulan ramadhan ini Alloh Subhana hu wa Ta’ala telah menurunkan Alquran sebagai pedoman bagi umat Islam, diturunkannya malam lailatul qodar, didilipatkan gandakan pahala amalan-amalan ibadah dibulan ramadhan berbeda dengan bulan-bulan biasanya. Oleh karena itu patut kita syukuri kita masih diberi kesempatan ditahun ini, masih diberi kesempatan umur panjang, masih diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah syiam dibulan ramdhan. Semoga kita dimudahkan oleh Alloh Ta’ala dapat menjalaninya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan sampai akhir ramadhan nanti.
Saya ucapkan selamat berpuasa buat ikhwan dan akhwat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Sugeng rawuh bulan ramdhan.
Alhamdulillah pada tahun ini kita masih diberi kesempatan menyambut dan memasuki bulan ramdhan. Bulan ramadhan ini merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, dimana didalam bulan ramadhan ini Alloh Subhana hu wa Ta’ala telah menurunkan Alquran sebagai pedoman bagi umat Islam, diturunkannya malam lailatul qodar, didilipatkan gandakan pahala amalan-amalan ibadah dibulan ramadhan berbeda dengan bulan-bulan biasanya. Oleh karena itu patut kita syukuri kita masih diberi kesempatan ditahun ini, masih diberi kesempatan umur panjang, masih diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah syiam dibulan ramdhan. Semoga kita dimudahkan oleh Alloh Ta’ala dapat menjalaninya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan sampai akhir ramadhan nanti.
Saya ucapkan selamat berpuasa buat ikhwan dan akhwat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Sugeng rawuh bulan ramdhan.
27 Juli 2009
Ditemukan Spesies Baru Dekat Sungai Mekong
Banyak spesies satwa dan tumbuhan baru yang ditemukan dikawasan sepanjang tepian sungai Mekong dalam sepuluh tahun terakhir. Organisasi konservasi WWF ( World Wide Fund of Nature ) melaporkan bahwa hewan sejenis kaki seribu berwarna merah muda, merah terang dan sejenis kelinci yang berkulit belang-belang masuk dalam daftar lebih dari seribu spesies baru yang ditemukan disekitar kawasan Asia Tenggara. Lebih lengkapnya, simak dalam artikel bahasa Inggris dibawah ini.
The conservationist are describing the largely unexplored jungles and wetlands in the Mekong delta as a biological treasure trove. The discoveries, made in Cambodia, Thailand, Laos, Vietnam, Burma, and China range from the world largest huntsman spider, which has a leg span of thirty centimetres, to a wild banana with purple skin.
The Conservation Science Advisor to WWF, says that between 1997 and 2009, science found an average of two previously undiscovered species every week: "Probably mya favorite is Dargon Milipede. It's only three centimetres long, absolutely lurid pink, and it produces cyanide to try to deter predators. I mean this is areal creature with attitude here. And then there are a few other thinks which i think show the way science works. One, the beautifully name Laotion Rock Rat, was discovered in a local food market, so the people who live there were very aware of this creature, but science came to it very late"
The remained unknown in the outside world for solong because political caonflict in the region kept scientist away until 1990s.
WWF is warming that the main challenge facing the area is how to allow economic development while still maintaining environmental protection.
*)Di kutip dari BBC News, http://www.bbc.co.uk/
The conservationist are describing the largely unexplored jungles and wetlands in the Mekong delta as a biological treasure trove. The discoveries, made in Cambodia, Thailand, Laos, Vietnam, Burma, and China range from the world largest huntsman spider, which has a leg span of thirty centimetres, to a wild banana with purple skin.
The Conservation Science Advisor to WWF, says that between 1997 and 2009, science found an average of two previously undiscovered species every week: "Probably mya favorite is Dargon Milipede. It's only three centimetres long, absolutely lurid pink, and it produces cyanide to try to deter predators. I mean this is areal creature with attitude here. And then there are a few other thinks which i think show the way science works. One, the beautifully name Laotion Rock Rat, was discovered in a local food market, so the people who live there were very aware of this creature, but science came to it very late"
The remained unknown in the outside world for solong because political caonflict in the region kept scientist away until 1990s.
WWF is warming that the main challenge facing the area is how to allow economic development while still maintaining environmental protection.
*)Di kutip dari BBC News, http://www.bbc.co.uk/
14 Juli 2009
Sejarah: Perkembangan Liberalisme dan Kapitalisme Menuju Ekonomi Syariah
Sejarah perkembangan ekonomi selalu mengacu kepada tokoh yang udah sangat terkenal dikalangan para ekonom dan disebut sebagai bapak ilmu ekonomi yaitu Adam Smith. Pada waktu Adam Smith hidup belum ada yang namanya istilah kapitalisme karena pada waktu itu hidup dalam masa feodalisme yang kemudian disebut dengan sistem pemerintahan Merkantilisme. Pada masa feodalisme system ekonomi dipegang oleh raja dan tuan tanah. Oleh karena itu Adam Smith mencoba melakukan aksi untuk menentang sistem feodalisme-merkantilisme. Merkantilisme adalah satu perokonomian dimana Negara memiliki pernan yang sangat dominan, dominasi kerajaan pada waktu itu dalam perekonomian sangat besar. Nah oleh karena itu gagasan yang muncul dari Adam Smith adalah liberalisme (belum muncul istilah kapitalisme, muncul belakangan). Jadi pada intinya mereka melawan status quo dominasi kerajaan. Itulah sebabnya ajaran yang paling pokok dari ajaran Adam Smith d.k.k. adalah Liberalisme Ekonomi dimana negara tidak boleh ikut campur tangan dalam masalah perekonomian, serahkan ekonomi pada mekanisme pasar. Jadi cikal bakalnya lebih menekankan pada ekonomi pasar bebas dimana negara diharapkan tidak ikut campur tangan dan mengatur ekonomi, karena dalam mekanisme pasar bebas sudah ada yang disebut dengan “invisible hand” atau tangan ghoib, sehingga ada hukum pasar yang mengatur dirinya sendiri.
Namun dalam perkembangan persaingan ekonomi pasar bebas itu berjalan itu memiliki dampak. Dampaknya adalah para pemilik modal, pengusaha melakukan akumulasi kapital yang sangat berlebihan dan tidak memperhatikan keadaan tenaga kerja atau buruh.Singkat cerita ada istilah pemiskinan massal, dalam konteks walaupun negara tidak ikut campur tangan akan tetapi para pengusaha itu masih bagian dari antek-anteknya kerajaan yang dulunya pada masa feodalisme sebagai tuan tanah. Nah bedanya sekarang telah terjadi berubahan ke industrialisasi mereka sudah tidak lagi memperluas tanah tetapi melakukan eksplotasi terhadap para buruh dan meningkatkan modal yang sebesar-besarnya.
Kemudian muncul apa yang disebut dengan Gerakan Koperasi di Inggris pada tahun 1844. (ingat belum ada istilah kapitalisme) Pada intinya Gerakan Koperasi untuk menyelamatkan orang miskin dari perkonomian pasar bebas. Apa yang menarik dari koperasi ini: 1) melawan prisip individualisme ke kolektifisme, dan belum berpikir untuk menghancurkan sistem ekonomi pasar bebas. Ketika ekonomi makro ke arah pasar bebas sehingga banyak orang yang terpinggirkan kemudian mereka bersekutu untuk menyelamatkan dirinya sendiri tapi tidak ada gagasn untuk menghancurkan ataupun melawan. Sebab yang penting bagi mereka adalah dapat menolong dirinya sendiri.
2) Pada tahun 1883 perekonomian pasar bebas dan gerakan koperasi tidak lagi mampu mengerem dampak gelombang pasar bebas yang sangat besar sehingga disini terjadi perlawanan yang lebih keras.
Kemudian muncul Karl Marx dengan bukunya “das kapital” baru istilah kapitalisme muncul dimasa Marx. Marx melihat mengapa mereka tertaniaya, banyak orang termiskinkan. Ia tidak hanya mengkritisi sistem kapitalisme tetapi masuk lebih jauh dan menganalisa dialektika perkembangan peradaban manusia. Kemudian membuat teori bahwa: masyarakat berkembang dari masyarakat tradisional, sub sisten ke masyarakat feodalisme ke masyarakat kapitalisme dan memprediksi akan berkembang menjadi masyarakat sosialisme versi Marx.
Marx melihat bahwa konsep materialisme dan proses transformasi dari masyarakat tradisional-feodalisme-kapitalisme dipengaruhi oleh faktor kebendaan seperti, tanah, modal, buruh dll.
Artinya manusia baik ketika belum mengenal kepemilikan tetapi pada masa feodalisme manusia mulai mengenal konsep kepemilikan tanah mulai mengkavling-kavling tanah oleh raja-raja sehingga seluruh tanah milik raja akibatnya seluruh penduduk yang tinggal diwilayah kerajaan berkewajiban membayar upeti kepada raja
Kalau pada masyarakat feodal raja-raja memluas tanah dengan menaklukkan kerjaan-kerajaan kecil sedangkan pada masa industialisasi lebih mementingkan akumulasi kapital dan modal terus mengalami perlipatgandaan itulah yang disebut dengan sistem perekonomian kapitalisme versi Marx.
Apakah prediksi Marx tentang perkembangan Sistem Sosialisme terbukti?
Tidak mudah menjawab, hanya satu hal yang perlu dicatat negara yang semula mengadopsi jalan pikiran Marx untuk membangun bangsanya ternyata malah menimbulkan banyak masalah (misalnya Rusia), kemudian mengadopsi ideologi lain yang dianggap lebih manusiawi. Seperti telah ditunjukkan oleh sejumlah pengamat bahwa dalam kapitalisme modern, kedudukan buruh tidak selemah yang dibayangkan oleh Marx. Sejumlah negara kapitalis memberikan kesempatan berkembangnya serikat pekerja atau organisasi buruh. Kehadiran serikat pekerja dan organisasi buruh ini ternyata telah menciptakan kemungkinan adanya tawar menawar baik dengan para kapitalis maupun dengan negara, sehingga mereka mampu menhentikan berbagai bentuk penindasan. Bahkan mereka dapat membangun hubungan sinergi yang saling menguntungkan satu sama lain. Kapitalis juga mereka anggap mampu memanjukan teknologi dan mengembangkan sistem asuransi sehingga eksploitasi dapat dihindari.
Dari alat analisi Marx tadi sebenarnya bisa kita gunakan di-era sekarang, karena perkembangan dan transformasi sosial itu akan terus terjadi. Pertama Marx membuat teori bahwa masyarakat berkembang dari masyarakat ekonomi subsisten ke sistem ekonomi masyarakat feodal ke sistem ekonomi masyarakat kapitalisme. Maka selanjutnya kita dapat memprediksi perkembangan masyarakat dari sistem ekonomi kapitalisme berubah menjadi sistem ekonomi syariah.
Kesimpulannya ujung persoalan ekonomi akan kembali ke syariah, bukan yang lain. Dan itu sudah banyak terbukti banyak negara yang menerapkan sistem ekonomi syariah termasuk Indonesia walaupun masih belum seluruhnya. Namun kita tetap bersyukur harapan untuk menuju syariat Islam terbuka lebar, tergantung kepada Alloh serta perjungan umat Islam yang gigih untuk mencapainya. Allohu Akbar!!
Referensi:
Revrisond Baswer , Kuliah Umum Sejarah dan Perkembangan Ekonomi, 2007
Sunyoto Usman, Sosiologi Sejarah Teori dan Metodologi, 2004
Namun dalam perkembangan persaingan ekonomi pasar bebas itu berjalan itu memiliki dampak. Dampaknya adalah para pemilik modal, pengusaha melakukan akumulasi kapital yang sangat berlebihan dan tidak memperhatikan keadaan tenaga kerja atau buruh.Singkat cerita ada istilah pemiskinan massal, dalam konteks walaupun negara tidak ikut campur tangan akan tetapi para pengusaha itu masih bagian dari antek-anteknya kerajaan yang dulunya pada masa feodalisme sebagai tuan tanah. Nah bedanya sekarang telah terjadi berubahan ke industrialisasi mereka sudah tidak lagi memperluas tanah tetapi melakukan eksplotasi terhadap para buruh dan meningkatkan modal yang sebesar-besarnya.
Kemudian muncul apa yang disebut dengan Gerakan Koperasi di Inggris pada tahun 1844. (ingat belum ada istilah kapitalisme) Pada intinya Gerakan Koperasi untuk menyelamatkan orang miskin dari perkonomian pasar bebas. Apa yang menarik dari koperasi ini: 1) melawan prisip individualisme ke kolektifisme, dan belum berpikir untuk menghancurkan sistem ekonomi pasar bebas. Ketika ekonomi makro ke arah pasar bebas sehingga banyak orang yang terpinggirkan kemudian mereka bersekutu untuk menyelamatkan dirinya sendiri tapi tidak ada gagasn untuk menghancurkan ataupun melawan. Sebab yang penting bagi mereka adalah dapat menolong dirinya sendiri.
2) Pada tahun 1883 perekonomian pasar bebas dan gerakan koperasi tidak lagi mampu mengerem dampak gelombang pasar bebas yang sangat besar sehingga disini terjadi perlawanan yang lebih keras.
Kemudian muncul Karl Marx dengan bukunya “das kapital” baru istilah kapitalisme muncul dimasa Marx. Marx melihat mengapa mereka tertaniaya, banyak orang termiskinkan. Ia tidak hanya mengkritisi sistem kapitalisme tetapi masuk lebih jauh dan menganalisa dialektika perkembangan peradaban manusia. Kemudian membuat teori bahwa: masyarakat berkembang dari masyarakat tradisional, sub sisten ke masyarakat feodalisme ke masyarakat kapitalisme dan memprediksi akan berkembang menjadi masyarakat sosialisme versi Marx.
Marx melihat bahwa konsep materialisme dan proses transformasi dari masyarakat tradisional-feodalisme-kapitalisme dipengaruhi oleh faktor kebendaan seperti, tanah, modal, buruh dll.
Artinya manusia baik ketika belum mengenal kepemilikan tetapi pada masa feodalisme manusia mulai mengenal konsep kepemilikan tanah mulai mengkavling-kavling tanah oleh raja-raja sehingga seluruh tanah milik raja akibatnya seluruh penduduk yang tinggal diwilayah kerajaan berkewajiban membayar upeti kepada raja
Kalau pada masyarakat feodal raja-raja memluas tanah dengan menaklukkan kerjaan-kerajaan kecil sedangkan pada masa industialisasi lebih mementingkan akumulasi kapital dan modal terus mengalami perlipatgandaan itulah yang disebut dengan sistem perekonomian kapitalisme versi Marx.
Apakah prediksi Marx tentang perkembangan Sistem Sosialisme terbukti?
Tidak mudah menjawab, hanya satu hal yang perlu dicatat negara yang semula mengadopsi jalan pikiran Marx untuk membangun bangsanya ternyata malah menimbulkan banyak masalah (misalnya Rusia), kemudian mengadopsi ideologi lain yang dianggap lebih manusiawi. Seperti telah ditunjukkan oleh sejumlah pengamat bahwa dalam kapitalisme modern, kedudukan buruh tidak selemah yang dibayangkan oleh Marx. Sejumlah negara kapitalis memberikan kesempatan berkembangnya serikat pekerja atau organisasi buruh. Kehadiran serikat pekerja dan organisasi buruh ini ternyata telah menciptakan kemungkinan adanya tawar menawar baik dengan para kapitalis maupun dengan negara, sehingga mereka mampu menhentikan berbagai bentuk penindasan. Bahkan mereka dapat membangun hubungan sinergi yang saling menguntungkan satu sama lain. Kapitalis juga mereka anggap mampu memanjukan teknologi dan mengembangkan sistem asuransi sehingga eksploitasi dapat dihindari.
Dari alat analisi Marx tadi sebenarnya bisa kita gunakan di-era sekarang, karena perkembangan dan transformasi sosial itu akan terus terjadi. Pertama Marx membuat teori bahwa masyarakat berkembang dari masyarakat ekonomi subsisten ke sistem ekonomi masyarakat feodal ke sistem ekonomi masyarakat kapitalisme. Maka selanjutnya kita dapat memprediksi perkembangan masyarakat dari sistem ekonomi kapitalisme berubah menjadi sistem ekonomi syariah.
Kesimpulannya ujung persoalan ekonomi akan kembali ke syariah, bukan yang lain. Dan itu sudah banyak terbukti banyak negara yang menerapkan sistem ekonomi syariah termasuk Indonesia walaupun masih belum seluruhnya. Namun kita tetap bersyukur harapan untuk menuju syariat Islam terbuka lebar, tergantung kepada Alloh serta perjungan umat Islam yang gigih untuk mencapainya. Allohu Akbar!!
Referensi:
Revrisond Baswer , Kuliah Umum Sejarah dan Perkembangan Ekonomi, 2007
Sunyoto Usman, Sosiologi Sejarah Teori dan Metodologi, 2004
04 Desember 2008
Essay competition 2008
Essay tahunan yang diadakan oleh UGM pada tahun ini dengan tema besar "UGM menuju kampus ideal" ternyata mendapatkan support yang banyak dari kalangan mahasiswa. Hal itu terbukti dari banyaknya peserta yang ikut kompetisi itu. Dari daftar ada sekitar 89 peserta. Siapa aja pesertanya lihat aja disini.
Dengan sengaja saya mencoba untuk ikutan kompetisi ini eh.. ternyata termasuk yang paling cepat. Terbukti menduduki posisi lima. Ya yang bisa saya lakukan hanyalah berusaha untuk menulis yang bagus dan berdoa semoga aja bisa number one. Dan saya berharap bisa mendapatkan uang Rp 1.000.000 khan lumayan buat modal. Modal apa yha? Modal nikah, bisnis, ditabung untuk investasi terus apalagi ya..
Ternyata harus menunggu dewan juri menyeleksi para kompetitor dan pengumuman pemenang kompetisi itu pada tanggal 7 Desember 2008, kayaknya tinggal ngitung hari..
Wah kayaknya enggak baik berangan-angan, lebih baik tetap sabar dengan keadaan ini dan berdoa kepada Alloh dengan penuh kesabaran dan keiklasan.
Dengan sengaja saya mencoba untuk ikutan kompetisi ini eh.. ternyata termasuk yang paling cepat. Terbukti menduduki posisi lima. Ya yang bisa saya lakukan hanyalah berusaha untuk menulis yang bagus dan berdoa semoga aja bisa number one. Dan saya berharap bisa mendapatkan uang Rp 1.000.000 khan lumayan buat modal. Modal apa yha? Modal nikah, bisnis, ditabung untuk investasi terus apalagi ya..
Ternyata harus menunggu dewan juri menyeleksi para kompetitor dan pengumuman pemenang kompetisi itu pada tanggal 7 Desember 2008, kayaknya tinggal ngitung hari..
Wah kayaknya enggak baik berangan-angan, lebih baik tetap sabar dengan keadaan ini dan berdoa kepada Alloh dengan penuh kesabaran dan keiklasan.
16 November 2008
Mengapa sebuah paham sesat mudah diterima dimasyarakat?
Sekedar sharing aja. Kadang kita termenung memikirkan sesuatu yang kita anggap bertentangan dengan aqidah tetapi kok banyak pendukungnya ya. Paham sesat yang kita anggap bersebrangan dengan Islam namun sebuah paham itu memiliki dukungan bahkan mendapatkan support yang banyak. Semisal ide demokrasi. Tiba-tiba ide itu secepat dan seketika itu dipahami oleh masyarakat. Bahkan ditingkat level orang awam sekalipun. Paham demokrasi, reformasi, KKN, Ahmadiyah dan konco-konconya, itu khan kemudian menjadi kosa kata harian lalu diadopsi bahkan oleh anak-anak kecil sekalipun.
Mengapa sebuah paham itu bisa secepat itu? Beberapa teman-teman dan juga para intelektual mengatakan bahwa itu karena peran media. Media informasi yang tidak asing lagi didalam kehidupan kita. Ada banyak banyak macamnya saya yakin teman-teman lebih paham soal itu. Media itu yang membuat konteks dan sistem analisis itu menjadi lebih memiliki langkah-langkah yang lebih besar. Ia membawa paham yang kemudian dicerna oleh masyarakat sehingga masyarakat menganggap bahwa itu adalah kebenaran tanpa melihat dalil atau nas sumbernya.
Ada orang Belanda yang meneliti tentang media. Dia telah meneliti tentang sejarah kelangsungan media Islam pada abad-abad kolonial sampai sekarang. Pada teritorial ternyata produksi dan distribusi media-media Islam itu bergeser secara geografis. Dari dulu di Singapura kemudian pindah ke Jakarta, kemudian pindah ke Surabaya. Nah sekarang pindah ke Djogja. Media-media ini sebenarnya memiliki fungsi bagi munculnya keyakinan atau pemahaman tadi.
Pemahaman itu bisa dan dapat berkembang salah satu diantaranya adalah peran media. Maka kemudian semua gerakan sekarang berpikir tentang media. Media menjadi sangat penting. Dan media itu didukung oleh kekuatan piranti baru yang disebut dengan modal. Modal yang menggerakkan media. Sekarang ini pertarungannya pada titik ini. Aktor kekuatan modal adalah yang melandasi atraksi dari kekuatan media. Setelah modal kemudian adalah organ. Organisasi apa yang efektif melakukan itu semua. Itu aja. Saya yakin teman-teman lebih paham tentang ini dan lebih banyak pengalaman ketimbang saya. Semoga bermanfaat.
Mengapa sebuah paham itu bisa secepat itu? Beberapa teman-teman dan juga para intelektual mengatakan bahwa itu karena peran media. Media informasi yang tidak asing lagi didalam kehidupan kita. Ada banyak banyak macamnya saya yakin teman-teman lebih paham soal itu. Media itu yang membuat konteks dan sistem analisis itu menjadi lebih memiliki langkah-langkah yang lebih besar. Ia membawa paham yang kemudian dicerna oleh masyarakat sehingga masyarakat menganggap bahwa itu adalah kebenaran tanpa melihat dalil atau nas sumbernya.
Ada orang Belanda yang meneliti tentang media. Dia telah meneliti tentang sejarah kelangsungan media Islam pada abad-abad kolonial sampai sekarang. Pada teritorial ternyata produksi dan distribusi media-media Islam itu bergeser secara geografis. Dari dulu di Singapura kemudian pindah ke Jakarta, kemudian pindah ke Surabaya. Nah sekarang pindah ke Djogja. Media-media ini sebenarnya memiliki fungsi bagi munculnya keyakinan atau pemahaman tadi.
Pemahaman itu bisa dan dapat berkembang salah satu diantaranya adalah peran media. Maka kemudian semua gerakan sekarang berpikir tentang media. Media menjadi sangat penting. Dan media itu didukung oleh kekuatan piranti baru yang disebut dengan modal. Modal yang menggerakkan media. Sekarang ini pertarungannya pada titik ini. Aktor kekuatan modal adalah yang melandasi atraksi dari kekuatan media. Setelah modal kemudian adalah organ. Organisasi apa yang efektif melakukan itu semua. Itu aja. Saya yakin teman-teman lebih paham tentang ini dan lebih banyak pengalaman ketimbang saya. Semoga bermanfaat.
04 November 2008
Menulis pendek-pendek aja..
Menulis pendek-pendek pada intinya, jangan berpanjang lebar dalam menulis. Menulislah dengan hemat dan ringkas. Bagi blogger, hal ini penting. Kalimat pendek tidak harus kosong. Apalagi tanpa arti. Kalimat panjang juga bukan jaminan kejelasan. Seringkali, kalimat panjang malah membingungkan. Satu hal, ia membuktikan ketidakcakapan berbahasa. Hal lain, ia melelahkan pembaca. Tambahan, ia menghabiskan halaman.
Kebiasaan menulis pendek-pendek bisa diasah. Tidak sulit. Asal mau belajar. Asal tekun mencoba. Jika sudah terbiasa, menulis menjadi mengasyikkan.
Pertama, cobalah menulis seperti biasa. Jangan pikirkan panjang-pendek kalimat. Lebih penting ada hasrat menulis menyala-nyala. Dengan begitu tulisan akan mengalir lancar.
Kedua, menulislah soal yang kita tahu. Setiap orang punya porsi kecakapan. Tidak perlu memaksakan diri. Paling bagus menulis dari pengalaman sendiri. Setiap orang punya pengalaman hidup, bukan?
Ketiga, bacalah lagi hasil suntingan tersebut. Sudah enakkah dibaca? Masih kakukah rasanya? Ada kata yang hilangkah disana? Teliti satu per satu setiap kalimat. Jangan ada yang terlewat. Jika mungkin, sunting lagi tulisan tersebut. Cobalah perhalus. Ini penting, agar tulisan tidak kering.
Menulis bisa dikuasai siapapun. Tidak peduli apa pendidikannya. Tidak peduli apa pekerjaannya. Juga tidak peduli apa ragam tulisannya. Kuncinya satu: berlatih. Menulis Yo! :D
Kebiasaan menulis pendek-pendek bisa diasah. Tidak sulit. Asal mau belajar. Asal tekun mencoba. Jika sudah terbiasa, menulis menjadi mengasyikkan.
Pertama, cobalah menulis seperti biasa. Jangan pikirkan panjang-pendek kalimat. Lebih penting ada hasrat menulis menyala-nyala. Dengan begitu tulisan akan mengalir lancar.
Kedua, menulislah soal yang kita tahu. Setiap orang punya porsi kecakapan. Tidak perlu memaksakan diri. Paling bagus menulis dari pengalaman sendiri. Setiap orang punya pengalaman hidup, bukan?
Ketiga, bacalah lagi hasil suntingan tersebut. Sudah enakkah dibaca? Masih kakukah rasanya? Ada kata yang hilangkah disana? Teliti satu per satu setiap kalimat. Jangan ada yang terlewat. Jika mungkin, sunting lagi tulisan tersebut. Cobalah perhalus. Ini penting, agar tulisan tidak kering.
Menulis bisa dikuasai siapapun. Tidak peduli apa pendidikannya. Tidak peduli apa pekerjaannya. Juga tidak peduli apa ragam tulisannya. Kuncinya satu: berlatih. Menulis Yo! :D
28 Oktober 2008
Jejak rekam gerakan pemuda Indonesia
Banyak prestasi gemilang oleh generasi muda di berbagai bidang. Bahkan ada yang mampu mendongkrak sistem lama milik generasi sebelumnya.Tahun 1928, pada Oktober digelar Konggres Pemuda ke-2 di Jl. Kramat Raya 106, Jakarta. Konggres yang dipelopori oleh Himpunan Pelajar-pelajar Indonesia (PPPI) ini melahirkan Sumpah Pemuda.
Tahun 1930, Jong Java, Perhimpunan Pemuda Indonesia, Jong Celebes, Pemuda Sumatra (Sumatra Bond), yang bergabung menjadi Perkumpulan Indonesia Muda pada 31 Des.
Tahun 1945, pada 16 Agustus, sekelompok muda yang dimotori Chairul Saleh & Sukarni menculik Sukarno-Hatta agar segera memproklamirkan kemerdekaan.
Tahun 1966, mahasiswa membentuk Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia pada 25 Oktober. Aksi ini membuat peralihan kekuasaan dr orla ke orba.
Tahun 1974, demonstrasi mahasiswa yang menentang masuknya modal asing menyebabkan terjadinya peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari yang kemudian disebut dengan peristiwa (Malari).
Tahun 1998, menjadi sejarah baru bagi Indonesia dimana gerakan mahasiswa berhasil menumbangkan orde baru yang telah memimpin selama kurang lebih 32 tahun.
Tahun 2008, muncul kembali tuntutan kebangkitan pemuda untuk menggantikan posisi generasi tua di ranah politik.
Sumber Sindo, 26 Okt 08.
Langganan:
Postingan (Atom)